cara buat masker kain

Cara buat masker kain menjadi hal yang penting untuk diketahui di tengah pandemi COVID-19 saat ini. Seperti yang kita ketahui, persedian masker dipasaran sudah sangat langka. Jikalau ada pun harganya bisa berlipat-lipat dari hari normal sebelum Corona menyerang. Tak heran jika masyarakat mulai memikirkan alternatif yang satu ini. Selain itu, himbauan terbaru untuk menggunakan masker kepada siapa saja saat keluar rumah juga membuat masyarakat lebih sadar lagi. Seperti yang dilansir dari laman covid19.id, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menganjurkan masyarakat untuk menggunakan masker kain. Jadi, sudah tak perlu lagi bimbang apakah masker kain ini bisa digunakan atau tidak. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan ketika membuat masker kain di rumah.

Pemilihan Bahan

Jika berbicara tentang masker apa yang lebih efektif, tentu jawabannya adalah masker N95. Ini karena masker N95 sudah terbukti dapat menyaring virus hingga 95%. Namun perlu diingat bahwa COVID-19 ini tidak menular melalui udara melainkan dari cipratan tubuh atau droplets. Oleh karena itu, penggunaan masker kain yang benar bisa mencegah untuk menyebarnya percikan tersebut ke orang lain. Nah, jika masih bingung dengan bahan kain mana yang efektif, sebaiknya anda memilih kaos katun. Ini bisa didapatkan dari kaos katun yang dimiliki. Bagi yang memiliki usaha pakaian kaos katun, ini bisa dimanfaatkan juga untuk membuat masker. Untuk hasil yang lebih nyaman lagi, anda bisa menggunakan kaos katun bambu seperti yang diproduksi oleh Sokormuni.id.

Teknik Membuat

Ada dua cara buat masker kain yang mudah untuk dilakukan yaitu tanpa dijahit dan dijahit. Dimulai dari yang tanpa dijahit, ini cocok bagi anda yang ingin cara yang lebih mudah. Anda hanya perlu untuk menyiapkan beberapa bahan;

  • Kain katun atau kaos katun
  • Karet seperti ikat rambut yang elastis

Sebelum digunakan, pastikan kain tersebut sudah dicuci terlebih dahulu. Kemudian perhatikan ukuran panjang kain yang bisa anda contoh dari masker medis yang sudah dimiliki. Untuk membuatnya lebih aman lagi, anda bisa menambahkan filter tissue di dalamnya. Setelah itu, buat kain ini tampak seperti masker medis yaitu dengan cara dilipat menjadi 3 lipatan. Letakan ikat rambut atau karet elastis di dua sisi kain tersebut. Jika ini sudah pas, satukan kedua sisi ujungnya supaya kain menjadi rapat.

Sedangkan untuk yang dijahit, anda perlu menyiapkan beberapa bahan yang lebih rumit dari sebelumnya.

  • Benang, jarum / mesin jahit
  • Gunting
  • Kain katun atau kaos katun
  • Kain tidak menyerap
  • Karet / tali elastis

Sama seperti cara buat masker kain yang tidak dijahit, anda juga perlu untuk membuat kainnya steril terlebih dahulu. Pertama tama, periksa posisi dari kain katun dan kain tidak menyerap apakah sudah benar atau belum. Pastikan dulu jika kain yang tidak menyerap berada di bagian depan dan kain katun di belakang. Jahit bagian bawah terlebih dahulu untuk menyambungkan dua kain kemudian bagian atas nya. Kemudian buat lapisan-lapisan seperti masker medis, kemudian jahit. Setelah itu, jahit kain dan letakan karet atau tali elastis di dua sisinya.

Untuk ukuran dari masker, ini bisa disesuaikan dengan bentuk wajah tiap orang. Selain itu, pastikan jika masker yang anda buat tidak terlalu longgar. Jangan sampai hidung dan dagu tidak tercover ya karena ini akan sia-sia karena droplets akan tetap bisa dengan mudah menyebar ke orang lain atau benda.